Asian All Stars 1967-1968 Dikuasai Indonesia: Pemain Persija, Persebaya, dan Persib

17 Oktober 2020, 15:37 WIB
Penulis: Abdul Susila
Editor: Abdul Susila
Reproduksi foto Jacob Sihasale saat membela timnas Indonesia sebagaimana dimuat Majalah Tempo. Pada era 1960-an Jacob adalah andalan lini depan timnas Indonesia bersama Soetjipto Soentoro. /Majalah Tempo/Sumber

SKOR.id - Pada dekade 1960, pemain-pemain Indonesia sangat diperhitungkan di Asia. Buktinya, ada lima pemain yang masuk daftar Asian All Stars 1967-1968. 

Ini berbanding terbalik dengan dua dekade terakhir. Nyaris tak ada nama pemain Indonesia masuk daftar. Namun, bukan berarti benar-benar tanpa wakil. 

Nama terakhir yang masuk daftar Asian All Stars adalah Hendra Kartiko. Kiper utama timnas Indonesia pada era 1990-an sampai 2000-an ini masuk daftar pada 2000. 

Tepatnya pada 1967, dua pemain timnas IndonesiaSoetjipto Soentoro dan Max Timisela, masuk ke dalam daftar pemain Asian All Stars.

Pemain Asia Tenggara lainnya yang masuk adalah Majid Ariff dari Singapura, Do Thoi Vinh dari Vietnam Selatan, dan Tin Aung dari Burma (kini bernama Myanmar).

Sedangkan pada 1968 jumlahnya bertambah dengan masuknya nama Jacob Sihasale, Iswadi Idris, dan Abdul Kadir. Sejatinya ada satu nama lagi yang masuk nominasi. 

Namun, ketika itu PSSI tak enak hati. PSSI tak ingin pemainnya terlalu menguasai daftar pemain Asia pilihan AFC. Satu nama pemain yang dimaksud adalah Anwar Ujang. 

Kelima pemain itu, Soetjipto dan Iswadi adalah pemain Persija, Kadir dan Jacob pemain Persebaya, sedangkan Max Timisela adalah pemain Persib

Karenanya pada tahun 1968 dan 1969 banyak yang menyebut sebagai puncak supremasi sepak bola Indonesia di Benua Asia, utamanya saat turnamen bergengsi.

Pada 1968, timnas Indonesia menjuarai King’s Cup di Bangkok, Thailand. Dalam edisi perdana turnamen untuk raja Thailand ini timnas Indonesia menjadi jawaranya. 

Pada babak final, timnas Indonesia mengalahkan Burma (sekarang Myanmar) dengan skor 1-0. Sebelumnya, timnas Indonesia menyapu bersih semua laga.

Timnas Indonesia meraih empat kemenangan, yaitu menang 1-0 atas Malaysia, unggul 3-1 atas Burma, melibas Singapura 7-1, dan mengganyang Malaysia 6-1. 

Sedangkan pada 1969, timnas Indonesia menjuarai Merdeka Games di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada babak final timnas Indonesia mengalahkan Malaysia, skor 3-2.

Legenda timnas Indonesia, Soetjipto Soentoro (kiri) foto bersama musisi Indonesia, Iwan Fals, dalam sebuah pertandingan ekshibisi di Jakarta.
Legenda timnas Indonesia, Soetjipto Soentoro (kiri) foto bersama musisi Indonesia, Iwan Fals, dalam sebuah pertandingan ekshibisi di Jakarta. (Dok. @12CSL)

Pada babak sebelumnya, timnas Indonesia menumpas Korea Selatan dengan skor 3-0, melumat Thailand 4-0, menggasak Malaysia 3-1, dan pesta 9-2 atas Singapura.

Dalam dua ajang ini, lini depan timnas Indonesia dipercayakan kepada Jacob Sihasale, striker asal Ambon yang besar bersama Persebaya Surabya.

"Jacob Sihasale sebagai striker didukung Soetjipto Soentoro sebagai second striker benar-benar menjadi 'hantu' yang sangat menakutkan para penjaga gawang di Asia."

Begitu jurnalis senior, Cardiyan HIS, menggambarkan kolaborasi lini depan timnas Indonesia pada era 1960 akhir itu. Keduanya ibarat malaikat pencabut nyawa bagi kiper lawan.

Buktinya, Soetjipto melesakkan lima gol ke gawang Taiwan dalam Merdeka Games 1968, sedangkan Jacob Siahasale membuat hattrick.

Legenda Persib, Max Timisela, berpose di antara trofi juara yang pernah diraih Persib dalam sejarah perjalanan klub di bekas Gedung Sekretariat Persib di Jalan Gurame, Bandung, pada 2019.
Legenda Persib, Max Timisela, berpose di antara trofi juara yang pernah diraih Persib dalam sejarah perjalanan klub di bekas Gedung Sekretariat Persib di Jalan Gurame, Bandung, pada 2019. (Arief Nugraha K/Skor.id)

Jacob juga membuat dwigol atau brace ke gawang Korea Selatan saat menang 4-2. Saat King’s Cup 1968, Jacob menciptakan trigol atau hattrick ke gawang Singapura. 

Dalam turnamen Merdeka Games 1969, Jacob mengulangi hattrick ke gawang Singapura ketika  Indonesia menang  9-2 dan dwigol ke gawang Thailand.  

"Hampir 40 persen gol-gol Jacob Sihasale dicetak melalui kepalanya," tulis Cardiyan. Walau hanya berpostur 170 senti meter, Jacob punya lompatan tinggi dan bertenaga.  

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca Juga Berita Timnas Indonesia Lainnya: 

Pesaing Timnas Indonesia, Thailand, Siapkan ''Tim B'' Hadapi Jadwal Padat 2021

Persija Musim 2005, Miniatur Timnas Indonesia tapi Tanpa Piala

Ulang Tahun, Victor Igbonefo Panjat Doa untuk Persib dan Timnas Indonesia 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2020

Timnas U-16 Indonesia Terbang ke Dubai, Keinginan Bima Sakti Tercapai

Keinginan pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti untuk menjalani uji coba di Dubai melawan Uni Emirat Arab U-16 terwujud.

Timnas Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2020

Gelandang Persib Bandung U-16 Tak Sabar Ikuti TC Timnas U-16 Indonesia di Dubai

Gelandang tim Persib Bandung U-16 sangat antusias menyambut pemusatan latihan timnas U-16 Indonesia di Dubai.

Timnas Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2020

Tanpa Witan Sulaeman, Timnas U-19 Indonesia Kehilangan Jimat

Selama uji coba di Kroasia, Witan Sulaeman menjadi top skor timnas U-19 Indonesia dengan koleksi tiga gol.

Timnas Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2020

Kabar Gembira Buat Timnas U-19 Indonesia, Bagus Kahfi Pulih dari Cedera

Amiruddin Bagus Kahfi, mantan penyerang timnas U-19 Indonesia, mengumumkan dirinya telah pulih dari cedera.

Terbaru

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Striker Timnas U-16 Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari UEA U-16

Striker timnas U-16 Indonesia Arab, Atallah Raihan, menilai masih ada jarak antarlini saat ditaklukkan UEA U-16.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Ranking FIFA Oktober 2020: Indonesia Masih Sejajar Kamboja

Indonesia tetap berada di peringkat ke-173 ranking FIFA dan itu sejajar dengan Kamboja.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Timnas U-19 Ikut Toulon Tournament 2020, Gelandang Persija Kenang Laga Melawan Brasil

Pemain yang sudah menjalani debut di tim senior Persija pada musim lalu itu tergabung dengan timnas U-19 asuhan Indra Sjafri pada 2017 lalu.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Ikut Toulon Tournament Bersama Timnas U-19 Indonesia, Vietnam Turunkan Timnas U-22

Timnas Vietnam juga akan ambil bagian dalam Toulon Tournament 2020 bersama timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Shin Tae-yong Ungkap Peran Vital Liga 1 dan Liga 2 untuk Timnas U-19 Indonesia

Shin Tae-yong, pelatih timnas U-19 Indonesia, mengakui bahwa dirinya membutuhkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 untuk bergulir.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Luis Milla Akan Sambut Timnas U-19 Indonesia jika TC di Spanyol

Mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, mengomentari perkembangan tim Garuda Muda yang kini menggelar TC di Kroasia.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Markus Horison Beri Garansi ke Para Kiper Timnas U-16 Indonesia di UEA

Para kiper timnas U-16 Indonesia di Uni Emirat Arab (UEA) diberikan garansi main oleh pelatihnya, Markus Horison.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Kalah dari UEA, Timnas U-16 Indonesia Rehat dengan Bermain Voli

Para pemain timnas U-16 Indonesia diberikan latihan pemulihan pasca kalah dari UEA di laga uji coba.

Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020

Profil Kelana Mahesa dan Luah Mahesa, Pemain Keturunan Jerman di Timnas U-19 Indonesia

Timnas U-19 Indonesia memanggil dua pemain keturunan Jerman yakni Kelana Mahesa dan Luah Mahesa.

Timnas Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2020

Kapten Timnas U-19 Indonesia Diminati Beberapa Klub Eropa

Kapten timnas U-19 Indonesia, David Maulana, menjelaskan kabar soal dirinya diminati beberapa klub Eropa.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X