Bromance I Komang Putra dan Agung Setyabudi, Sampai Tolak Kontrak agar Bisa Bersama

22 April 2020, 08:00 WIB
Editor: Taufan Bara Mukti
Foto tim PSIS Semarang, I Komang Putra dan Agung Setyabudi. /Dok Instagram

SKOR.id - Hubungan sahabat bisa dijalin oleh siapa saja, tak terkecuali di kalangan pemain sepak bola, I Komang Putra dan Agung Setyabudi.

Di masa jayanya, I Komang Putra dan Agung Setyabudi adalah sepasang sahabat yang seolah tak terpisahkan.

Selalu bersama sejak belia menjadi faktor yang membuat I Komang Putra dan Agung Setyabudi sangat mengenal satu sama lain.

Komang dan Agung tergabung sama-sama menempuh pendidikan di Diklat Ragunan. Sama-sama lahir tahun 1972 membuat keduanya berada dalam satu kelas.

Berita Timnas Indonesia Lainnya: Kabar Terkini 20 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 2000 (Bagian 1)

Ditambah lagi, Komang dan Agung juga masuk dalam tim PSSI Garuda II yang berisi pemain-pemain muda era 1990-an.

Kedekatan keduanya makin erat sejak saat itu hingga menapaki karier di tim senior.

Komang dan Agung sama-sama membela tim Arseto Solo pada 1992. Menurut Komang, hal tersebut bukan kesengajaan.

PSSI Garuda II diasuh oleh Sigit Harjojudanto yang juga memiliki pengaruh di Arseto. Walhasil, para pemain timnas seperti Komang, Agung, dan Rochi Putiray pun ditarik.

Arseto pun sempat menjadi jawara kompetisi Galatama pada 1992.

Enam tahun setelah itu, Arseto dinyatakan bubar karena pergantian rezim yang menyebabkan krisis moneter di Indonesia pada 1998.

Kompetisi musim tersebut berhenti di tengah jalan tanpa ada juaranya.

Petualangan Komang dan Agung pun berlanjut. Keduanya sepakat bergabung dengan tim Mahesa Jenar, PSIS Semarang.

 

 

Versi Komang, Agung yang lebih dulu mendapat tawaran dari PSIS.

"Agung dapat tawaran pertama. Tapi kemudian ada yang menghubungi saya dari manajemen, mungkin rekomendasi dari dia," kata Komang Putra kepada Skor, Selasa (21/4/2020).

Bersama Agung dan Komang PSIS Semarang menjadi juara Liga Indonesia V pada 1998-1999.

Bermaterikan pemain-pemain seperti Bonggo Pribadi, Wasis Purwoko, dan Tugiyo, PSIS menang 1-0 atas Persebaya Surabaya di Stadion Klabat, Manado, pada partai final.

Nahas, PSIS kemudian degradasi ke Divisi Utama pada musim berikutnya alias 1999-2000.

Komang dan Agung pun hengkang, namun masih dalam satu tim, Persebaya Surabaya.

Pada Liga Indonesia VII tahun 2001, Komang dan Agung bergabung dengan Bajul Ijo arahan Rudi Keltjes.

Skuad timnas Indonesia di SEA Games 1999, I Komang Putra (kiper) dan Agung Setyabudi (4).
Skuad timnas Indonesia di SEA Games 1999, I Komang Putra (kiper) dan Agung Setyabudi (4). Dok Instagram I Komang Putra

Persebaya musim itu mampu menembus babak semifinal sebelum dikalahkan oleh Persija Jakarta dengan skor 1-2.

Komang dan Agung bertahan semusim lagi di Persebaya. Pada 2002 ketika Persebaya degradasi ke Divisi Satu, keduanya sepakat angkat kaki.

Yang menarik, Komang menceritakan bahwa dirinya sempat mendapat kontrak baru dari Persebaya sebelum memutuskan hengkang.

"Tapi saya mengundurkan diri dan ikut Agung ke PSIS," ucap Komang.

Sekali lagi Komang dan Agung membela panji PSIS pada 2003 setelah kembali ke Divisi Utama. 

Berita Timnas Indonesia Lainnya: Kabar Terkini 20 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 2000 (Bagian 2)

"Istilahnya kami ini sepaket. Komang mau ke mana saya ikut, dan sebaliknya," ucap Agung Setyabudi ketika dikonfirmasi.

Pada periode kedua membela PSIS, Komang dan Agung mengantar tim kebanggaan Snex dan Panser Biru ini menjadi semifinalis Liga Indonesia 2005.

Agung kemudian meningalkan Komang dan PSIS pada musim 2005-2006. Kala itu ia memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Solo.

Mantan kapten timnas Indonesia itu juga mendapat pekerjaan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo.

Sementara Komang masih teguh menjaga gawang PSIS Semarang hingga 2008.

Kendati sempat berpisah, Komang dan Agung pensiun di tim yang sama yakni Persis Solo. Dibesarkan di Arseto, keduanya kompak gantung sepatu di Kota Bengawan.

Mantan kapten timnas Indonesia, Agung Setyabudi, bersepeda dengan mengenakan jersi timnas Indonesia di Solo pada 2019.
Mantan kapten timnas Indonesia, Agung Setyabudi, bersepeda dengan mengenakan jersi timnas Indonesia di Solo pada 2019. Sri Nugroho/Skor.id

Agung pensiun lebih dulu pada 2010, sementara Komang menyusul setelah musim 2012-2013 (Liga Primer Indonesia).

Kedekatannya dengan Agung, diakui Komang, sudah seperti keluarga sendiri.

Mereka hampir selalu menjadi rekan sekamar di klub maupun timnas. Di luar lapangan pun keduanya terkenal dekat.

"Sampai sekarang masih sering kontak-kontakan, meski tidak seintens dulu," kata Agung.

"Di luar lapangan kami juga dekat, sering nongkrong bareng dan bincang-bincang seputar sepak bola," Agung melanjutkan.

Berita Timnas Indonesia Lainnya: 90 Tahun PSSI: Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Ketum PSSI

Kesibukan yang dijalani Komang dan Agung memang membuat keduanya kini makin jarang bertemu.

Komang menjadi pelatih kiper di PSIS Semarang sedangkan Agung kini masih menjadi pegawai di PDAM.

 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Senin, 20 April 2020

Kilas Balik Piala Tiger 2000: Antiklimaks Timnas Indonesia Usai Drama 120 Menit di Semifinal

Untuk kali ketiga beruntun di Piala Tiger (kini bernama Piala AFF), timnas Indonesia bisa lolos ke fase gugur.

Liga 1

Senin, 20 April 2020

Kilas Balik Hartono, Legenda Persebaya Pemilik Lemparan Super Berkat Merontokkan Padi

Nama Hartono tidak asing bagi penggemar Persebaya Surabaya sebab ada dua legenda klub yang bernama serupa.

Timnas Indonesia

Senin, 20 April 2020

Kilas Balik Piala Tiger 2000: Pergantian Pelatih, Tanpa Top Skor Liga, dan Momok ''Tim Gajah Perang''

Kilas balik timnas Indonesia di Piala Tiger 2000 yang diwarnai pergantian pelatih dan dua kali kalah dari Thailand.

Terbaru

Timnas Indonesia

Jumat, 22 Januari 2021

Pelatih Fisik Timnas Indonesia Lee Jae-hong Bicara Transfer Asnawi ke Liga Korea

Pelatih fisik timnas Indonesia, Lee Jae-hong, berbicara tetang transfer Asnawi Mangkualam Bahar ke Ansan Greeners.

Timnas Indonesia

Jumat, 22 Januari 2021

Memori Victor Igbonefo Saat Kerepotan Mengawal Pergerakan Arjen Robben dan Van Persie

Bek Persib Bandung, Victor Igbonefo, mengenang laga uji coba antara timnas Indonesia melawan Belanda pada tahun 2013 lalu.

Timnas Indonesia

Kamis, 21 Januari 2021

Komentar dan Rencana Rudy Eka Setelah Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Putri

Rudy Eka Priyambada berkomentar setelah resmi menjadi pelatih timnas putri Indonesia.

Timnas Indonesia

Kamis, 21 Januari 2021

PSSI Resmi Tunjuk Rudy Eka Priyambada sebagai Pelatih Timnas Putri Indonesia

PSSI resmi menunjuk Rudy Eka Priyambada sebagai pelatih timnas putri Indonesia.

Timnas Indonesia

Kamis, 21 Januari 2021

Pulang dari Timnas U-19 Indonesia, Bek Persija Bertekad Jaga Momentum

Salman Alfarid berlatih bersama tim EPA Persija setelah pulang dari agenda timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Rabu, 20 Januari 2021

Ini Menu Latihan Berat Pemain Garuda Select saat Inggris Lockdown

Staf pelatih mengubah program pelatihan Garuda Select III selama Inggris memberlakukan lockdown

Timnas Indonesia

Rabu, 20 Januari 2021

Striker Timnas U-19 Indonesia: Saya Sedih Tidak Bisa Main di Piala Dunia U-20

Striker timnas U-19 Indonesia, Saddam Emiruddin Gaffar mengungkapkan perasaannya setelah Piala Dunia U-20 2021 batal terlaksana

Timnas Indonesia

Rabu, 20 Januari 2021

Pemain PSS Ungkap Ucapan Tim Pelatih U-19 Indonesia Ketika Mendengar Piala Dunia U-20 2021 Dibatalkan

Saddam Emiruddin Gaffar, striker timnas U-19 Indonesia, mengungkapkan ucapan tim pelatih mengetahui pembatalan Piala Dunia U-20 2021.

Timnas Indonesia

Selasa, 19 Januari 2021

Eks-Pemain Timnas U-19 Indonesia Dipolisikan sang Kekasih, Efek Kalah Main Game

Eks-pemain timnas U-19 Indonesia itu menganiaya kekasihnya karena kesal kalah main game online Mobile Legends.

Timnas Indonesia

Selasa, 19 Januari 2021

Striker Timnas U-19 Indonesia Ungkap soal Sanksi Denda 1 Juta serta Pencoretan

Menurut Saddam Emiruddin Gaffar, ada sanksi jika tak disiplin berlatih, denda sejuta rupiah hingga dicoret dari timnas U-19 Indonesia.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X