IIMS

Kabar Terkini 20 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 2000 (Bagian 2)

4 Desember 2021, 11:45 WIB
Penulis: Hanputro Widyono
Editor: Estu Santoso
Ilustasi kilas balik Piala Tiger 2000.
Ilustasi kilas balik Piala Tiger 2000. /Grafis Dede S Mauladi/Skor.id

SKOR.id - Untuk kali pertama timnas Indonesia sukses menembus partai puncak pada pagelaran Piala Tiger 2000.

Kala itu, timnas Indonesia harus puas hanya menjadi runner-up setelah pada partai final tumbang dari tuan rumah Thailand dengan skor 1-4.

Meskipun diisi banyak pemain senior berkualitas saat itu, timnas Indonesia asuhan Nandar Iskandar sejatinya tidak sekomplet pada dua edisi sebelumnya.

Pencetak gol terbanyak Liga Indonesia 1999-2000, Bambang Pamungkas, pembuat 24 gol, dan striker eksentrik Rochy Melkiano Putiray absen.

Berita Piala Tiger 2000 Lain: Klias Balik Piala Tiger 2000: Cerita Gendut Doni, Ban Serep yang Kalahkan ''Ibrahimovic''

Mereka gagal bergabung lantaran tak mendapat izin dari klub yang dibela keduanya saat itu.

Hingga masuklah Gendut Doni, striker yang tak diperhitungkan, tetapi tampil menonjol sepanjang turnamen.

Baca Juga: Gendut Doni: Saya dan Bambang Pamungkas Sering Main Tarkam

Kala itu, Gendut Doni memperkuat Persijatim Jakarta Timur (kini menjadi Sriwijaya FC).

Lelaki asal Salatiga ini justru mampu membayar kepercayaan pelatih dengan torehan lima gol.

Catatan itu yang kemudian mengantarkannya jadi top skor Piala Tiger 2000 bersama pemain Thailand, Worrawoot Srimaka.

Seperti apa aktivitas 20 pemain timnas Indonesia di Piala Tiger 1998 pada 2020 ini? Berikut ulasan Skor.id terkait aktivitas terkini pemain:

Klik foto untuk mengikuti #LIGAINDONESIAKU.
Klik foto untuk mengikuti #LIGAINDONESIAKU.

I Komang Putra

Piala Tiger 2000 menjadi kali pertama I Komang Putra (IKP) berpartisipasi. Lelaki asal Denpasar, Bali tersebut menjadi pelapis penjaga gawang utama Hendro Kartiko.

Baca Juga: Manajer Timnas Indonesia: Piala AFC Futsal 2020 Masih Sesuai Jadwal

I Komang Putra bisa dibilang kiper paling sukses yang pernah dimiliki PSIS Semarang.

Jebolan tim eks-Galatama Arseto Solo itu mencicipi gelar juara pada 1999 bersama PSIS.

Berkat kontribusi besarnya untuk PSIS, IKP ditunjuk sebagai pelatih kiper tim berjulukan Mahesa Jenar ini sejak beberapa musim lalu.

Kini, IKP berkarier lagi untuk PSIS Semarang sebagai pelatih kiper. Sebelumnya, IKP juga menjadi pelatih kiper Persis Solo.

Sahari Gultom

Nama Sahari Gultom belakangan ini cukup sering terdengar. Ya, lelaki yang karib dipanggil Ucok itu menjadi salah satu bagian tim kepelatihan timnas Indonesia U-19.

Sahari Gultom, asisten pelatih timnas u-19
Sahari Gultom, asisten pelatih timnas u-19 Husni Yamin/Skor.id

Dia adalah bawahan Shin Tae-yong dan bekerja sebagai pelatih kiper timnas Indonesia U-19.

Baca Juga: 8 Pilar Asing Persija dari Benua Biru, Satu Nama Anggota Juara Piala Eropa U-19

Selain itu, ia juga dipercaya sebagai pelatih kiper di tim yang lama dibelanya PSMS Medan pada awal musim 2020.

Sahari Gultom sekarang menjadi pelatih kiper timnas U-19 Indonesia di bawah kepelatihan Shin Tae-yong.

Ismed Sofyan

Ismed Sofyan jadi satu-satunya alumni skuad Garuda pada Piala Tiger 2000 yang masih aktif bermain hingga kini.

Pada usianya yang sudah menyentuh 40 tahun, Ismed masih memperkuat Persija Jakarta, tim yang dibelanya sejak 2003.

Belum ada tanda-tanda lelaki asal Aceh tersebut bakal pensiun. Tetapi, Ismed sudah mengantongi lisensi kepelatihan B AFC.

Bima Sakti

Seperti Kurniawan, Bima Sakti adalah pemain yang sempat tampil pada kompetisi di Eropa, setelah mengikuti program PSSI Primavera di Italia. 

Baca Juga: 11 Pemain ASEAN yang Berkarier di Eropa pada Era 1980 dan 1990, 3 dari Indonesia

Saat ini Bima Sakti merupakan pelatih timnas Indonesia U-16. Sebelum mengemban jabatan sebagai pelatih timnas U-16, Bima mengawali sebagai asisten pelatih Luis Milla.

Kemudian, Bima sempat menjadi pelatih kepala timnas Indonesia U-19 dan senior pada Piala AFF 2018. Pada 2021, dia membantu Shin Tae-yong melatih timnas U-18 Indonesia.

Eduard Ivakdalam

Eduard Ivakdalam adalah salah satu legenda hidup Persipura Jayapura. Semasa aktif bermain sejumlah prestasi ditorehkannya untuk tim Mutiara Hitam.

Kaka Edu, sapaan Ivakdalam, memperkuat Persipura dari 1994 hingga 2010. Dia tengah menggeluti karier sebagai juru taktik.

Lelaki asli Papua ini pernah menangani beberapa tim lokal Papua seperti Persewar Waropen dan Persemi Mimika.

Saat ini, Eduard tengah menyiapkan tim Papua untuk PON 2020 bersama sang junior yang jadi asistennya, Gerald Pangkali. Papua meraih emas PON Papua di bawah asuhannya.

Baca Juga: Menuju Tim Modern, Borneo FC Siap Berguru dengan Klub Tersukses Malaysia

Yaris Riyadi

Pada 1995, Yaris Riyadi menjadi bagian skuad Persib Bandung. Beberapa tahun berselang, selain berkarier sebagai pesepak bola, Yaris merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sejak 1998, Yaris bekerja di Dinas Pelayanan Pajak Kota Madya Bandung.

Imran Nahumarury

Lelaku asli Tulehu ini menjadi anggota skuad juara Persija Jakarta pada Liga Indonesia 2001. Imran jadi salah satu contoh sukses pesepak bola asal Tulehu.

Saat ini, Imran dipercaya sebagai salah satu pelatih PSIS Semarang untuk klub Liga 1 2021-2022.

Kurniawan Dwi Yulianto

karier lelaki asli Magelang ini bisa dikatakan bagus. Dia adalah salah satu striker tersukses timnas Indonesia.

Sejauh ini, Kurniawan masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak untuk Indonesia pada Piala Tiger/AFF dengan 13 gol.

Baca Juga: Kilas Balik Piala Tiger 1996: Kurniawan Ungkap Lawan Terberat dan Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia

Karier kepelatihannya pun bisa dibilang berjalan lancar. Setelah menjadi asisten pelatih timnas Indonesia, Kurniawan yang menetap di Malaysia.

Musim 2020 dan 2021, dia menukangi klub Liga Super Malaysia, Sabah FA. Kini, Kurniawan dikabarkan mendekat ke Persela di Liga 1.

Gendut Doni

Tampil di Piala Tiger 2000 ibarat ketiban durian runtuh bagi seorang Gendut Doni Christiawan.

Bagaimana tidak, hanya jadi pilihan keempat, Gendut Doni masuk skuad utama setelah Bambang Pamungkas dan Rochi Putiray.

Gendut Doni selain melatih, punya karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tangerang Selatan.

Slamet Riyadi

Slamet Riyadi merupakan salah satu legenda hidup PSMS Medan. Slamet juga adalah anggota skuad timnas Indonesia saat meraih medali perunggu SEA Games 1999 Brunei Darussalam.

Berita Piala Tiger 2000 Lain: Kabar Terkini 20 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 2000 (Bagian 1)

Dia telah mengantongi lisensi kepelatihan A AFC. Pascapensiun, Slamet juga pernah menukangi sejumlah tim Tanah Air.

PS Kwarta saat berlaga di Liga 2 pada 2014 dan PSBS Biak, kontestan Liga 2 2018 adalah dua tim yang pernah dibesut Slamet. Dia juga melatih Serang Jaya pada 2020.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Piala AFF 2020 lainnya:

Piala AFF 2020: Indonesia Lawan Vietnam dan Malaysia Tanpa Egy Maulana Vikri

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Mendarat di Singapura dan Siap Tempur

Polemik Piala AFF 2020, Suporter Tuan Rumah Protes soal Harga Tiket dan Aturan Ketat

 

Tag

Video

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Sabtu, 4 Desember 2021

Kilas Balik Piala Tiger 2000: Antiklimaks Timnas Indonesia Usai Drama 120 Menit di Semifinal

Untuk kali ketiga beruntun di Piala Tiger (kini bernama Piala AFF), timnas Indonesia bisa lolos ke fase gugur.

Liga 1

Senin, 20 April 2020

Kilas Balik Hartono, Legenda Persebaya Pemilik Lemparan Super Berkat Merontokkan Padi

Nama Hartono tidak asing bagi penggemar Persebaya Surabaya sebab ada dua legenda klub yang bernama serupa.

Timnas Indonesia

Sabtu, 4 Desember 2021

Kilas Balik Piala Tiger 2000: Pergantian Pelatih, Tanpa TopSkor Liga, dan Momok dari Thailand

Kilas balik timnas Indonesia di Piala Tiger 2000 yang diwarnai pergantian pelatih dan dua kali kalah dari Thailand.

Terbaru

Timnas Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022

Helsya Maeisyaroh Yakin Timnas Putri Indonesia Bisa Bersaing di Piala Asia Wanita 2022

Pemain timnas putri Indonesia, Helsya Maeisyaroh, siap memberikan performa terbaik di Piala Asia Wanita 2022.

Timnas Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022

Profil Lawan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022: Filipina

Berikut ini adalah profil lawan Indonesia di Grup B Piala Asia Wanita 2022, yaitu Filipina.

Timnas Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022

Profil Lawan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022: Australia

Timnas putri Indonesia membuka perjuangan di Piala Asia Wanita 2022 bersua lawan yang merupakan unggulan turnamen ini, Australia.

Timnas Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022

Syahrian Abimanyu Tak Enak Hati Tinggalkan Persija demi Timnas Indonesia

Syahrian Abimanyu jadi satu-satunya pemain Persija yang mendapat panggilan timnas Indonesia, Januari 2022.

Timnas Indonesia

Rabu, 19 Januari 2022

Profil Lawan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022: Thailand

Berikut Skor.id menyajikan profil lawan timnas putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022 yakni Thailand.

Timnas Indonesia

Selasa, 18 Januari 2022

Persebaya Jadi Penyumbang Pemain Terbanyak untuk TC Timnas Indonesia

Persebaya Surabaya mengirim lima nama pemain untuk pemusatan latihan timnas Indonesia jelang FIFA Matchday.

Timnas Indonesia

Selasa, 18 Januari 2022

Jelang Piala Asia Wanita 2022, Kapten Timnas Putri Indonesia Punya Persiapan Khusus

Kapten timnas putri Indonesia, Ade Mustikiana, memiliki persiapan khusus untuk tampil di Piala Asia Wanita 2022.

Timnas Indonesia

Selasa, 18 Januari 2022

Profil 3 Stadion Arena Laga Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022

Di Piala Asia Wanita 2022, timnas putri Indonesia akan memainkan tiga laga penyisihan di tiga kota di India

Timnas Indonesia

Selasa, 18 Januari 2022

Piala Asia Wanita 2022: Pelatih Australia Fokus Lawan Timnas Putri Indonesia

Jelang pertandingan kontra timnas putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022, pelatih Australia punya satu pesan penting.

Timnas Indonesia

Selasa, 18 Januari 2022

Piala Asia Wanita 2022: Calon Lawan Timnas Putri Indonesia Jadi Runner-up FIFA Awards 2021

Kapten timnas putri Australia, Sam Kerr, baru saja menorehkan prestasi di ajang FIFA Awards 2021. Australia akan melawan timnas putri Indonesia.
X