IIMS

Kilas Balik Piala Tiger 1996: Catatan Serupa Timnas Indonesia dan Malaysia di Fase Grup

1 Desember 2021, 19:12 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Taufan Bara Mukti
Ilustrasi Kilas Balik Timnas Indonesia di Piala Tiger 1996.
Ilustrasi Kilas Balik Timnas Indonesia di Piala Tiger 1996. /Dede S Mauladi/Grafis/Skor.id

  • Timnas Indonesia dan Malaysia menjadi dua tim paling tajam pada fase grup ajang Piala Tiger 1996.
  • Meski bersaing di grup yang berbeda, timnas Indonesia dan Malaysia sukses menjadi tim paling produktif.
  • Keduanya sama-sama menggelontorkan 15 gol dalam empat laga, sekaligus merebut tiket untuk melaju ke fase gugur.

SKOR.id - Timnas Indonesia dan Malaysia merupakan dua kontestan yang paling tajam pada fase grup Piala Tiger 1996.

Meski demikian, keduanya berada di grup yang berbeda. Kala itu, skuad Garuda tergabung di Grup A, sementara tim Harimau Malaya berjuang di Grup B.

Pada fase grup, timnas Indonesia bersaing dengan empat tim lain yakni Vietnam, Myanmar, Laos, dan Kamboja.

Dari total empat laga yang dijalani, timnas Indonesia yang saat ini digawangi oleh Fakhri Husaini dan kawan-kawan sukses menjadi pemuncak klasemen akhir.

Skuad Garuda sukses mengamankan tiga kemenangan di babak grup. Adapun satu laga lain berakhir dengan hasil imbang.

Secara keseluruhan, tim besutan Danurwindo itu sukses menggelontorkan 15 gol selama fase penyisihan.

Wajar saja, tiga tim yang menjadi lawan mereka sukses ditumbangkan dengan margin gol yang cukup besar, yakni Laos (5-1), Kamboja (3-0), dan Myanmar (6-1).

Dengan hasil tersebut, skuad Merah Putih melaju ke fase gugur ditemani Vietnam yang berstatus sebagai runner-up Grup A.

Kisah serupa juga diraih timnas Malaysia saat bersaing di Grup B. Bersaing dengan Thailand, Singapura, Brunei, dan Filipina, tim Harimau Malaya berhasil catatkan diri sebagai tim paling produktif di grup tersebut dengan raihan 15 gol.

Gelontoran 15 gol dalam empat laga itu turut disumbangkan lewat dua laga yang sukses dimenangi Malaysia dengan skor yang telak.

Saat itu, mereka sukses menghajar Filipina tujuh gol tanpa balas serta menumbangkan Brunei dengan skor 6-0.

Namun, hasil yang diraih Malaysia tidak lebih baik ketimbang Indonesia. Sebab, mereka hanya mampu mengantongi dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Dengan hasil itu, timnas Malaysia berhak meraih satu tiket untuk melaju ke babak semifinal menemani Thailand yang mengukuhkan diri sebagai jawara grup.

Fakhri Husaini dan Kurniawan Dwi Yulianto menjadi dua pemain paling subur di Indonesia. Keduanya mencetak masing-masing tiga gol dari empat laga fase grup.

Adapun di tim Malaysia, Kalasigaram Sanbagamaran membukukan lima gol dari empat pertandingan.

Sayang di semifinal Piala Tiger 1996 langkah Indonesia harus terhenti karena kalah 1-3 dari Malaysia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Piala AFF Lainnya:

Kilas Balik Piala Tiger 1996: Timnas Indonesia Lumat Laos dan Kamboja

Kilas Balik Piala Tiger 1996: Timnas Indonesia Lolos Semifinal Sebagai Juara Grup A

Tag

Video

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Kamis, 25 November 2021

Kilas Balik Piala Tiger 1996: Timnas Indonesia Lolos Semifinal Sebagai Juara Grup A

Timnas Indonesia lolos menuju semifinal Piala Tiger 1996 sebagai juara Grup A dengan torehan 10 poin.

Timnas Indonesia

Rabu, 1 Desember 2021

Kilas Balik Piala Tiger 1996: Timnas Indonesia Dibungkam Malaysia, Gagal ke Final

Dalam turnamen pertama Piala Tiger 1996 yang kini bernama Piala AFF, pasukan Timnas Indonesia harus tersingkir di babak semifinal.

Timnas Indonesia

Senin, 29 November 2021

Kabar Terkini 22 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 1996 (Bagian 2)

Timnas Indonesia memulai kiprah pada Piala Tiger 1996 atau yang sekarang dikenal dengan titel Piala AFF, hanya menembus semifinal.

Terbaru

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Hadapi Timnas Indonesia, Timor Leste Turunkan Tim U-23

Timor Leste bakal menurunkan pemain U-23 ketika berhadapan dengan Indonesia dalam laga uji coba internasional akhir bulan ini.

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Lawan Timor Leste, Shin Tae-yong Ingin Beri Warna Baru di Timnas Indonesia

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menilai Timor Leste memiliki kualitas yang kurang bagus.

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Perkuat Mental, Timnas Putri Indonesia Siap Lawan Thailand

Timnas putri Indonesia akan menghadapi Thailand di laga lanjutan Piala Asia Wanita 2022, para pemain mengungkapkan persiapan tim.

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Lupakan Kekalahan dari Australia, Timnas Putri Indonesia Siap Hadapi Thailand

Timnas putri Indonesia siap untuk menghadapi Thailand di laga keduanya pada Piala Asia Wanita 2022.

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Persiapan FIFA Matchday, Ramai Rumakiek Antisipasi Kekuatan Timor Leste

Pemain sayap berusia 19 tahun, Ramai Rumakiek, menyampaikan seluruh persiapan berjalan dengan baik.

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Timnas Putri Indonesia vs Thailand: Prediksi dan Link Live Streaming

Berikut ini adalah prediki pertandingan timnas putri Indonesia kontra Thailand pada ajang Piala Asia Wanita 2022.

Timnas Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022

Mental Pemain Timnas Indonesia Menurun Setelah Kembali ke Klub

Shin Tae-yong menyoroti mental pemain timnas Indonesia yang menurun setelah kembali ke klub masing-masing.

Timnas Indonesia

Sabtu, 22 Januari 2022

Dihajar Australia, Tamparan bagi Dunia Sepak Bola Putri Indonesia

Kekalahan telak yang dialami saat menghadapi Australia pada laga pertama Grup B Piala Asia Wanita 2022 tak hanya menjadi pelajaran berharga bagi timnas putri Indonesia, tetapi juga dunia sepak bola putri di tanah air.

Timnas Indonesia

Sabtu, 22 Januari 2022

Hasil Piala Asia Wanita 2022: 4 dari 5 Wakil ASEAN Kalah dalam Laga Perdana

Piala Asia Wanita 2022 di India diikuti 12 peserta dan ASEAN nyaris setengahnya mengirim wakilnya dalam turnamen ini

Timnas Indonesia

Sabtu, 22 Januari 2022

Demam Pelatih Korea Selatan di ASEAN, Ini Tanggapan Shin Tae-yong

Tiga negara Asia Tenggara menggunakan jasa pelatih sepak bola asal Korea Selatan, Shin Tae-yong punya pandangan soal itu.
X