Kilas Balik Piala Tiger 1998: Myo Hlaing Win Bersinar dengan Empat Gol

19 April 2020, 11:26 WIB
Penulis: Furqon Al Fauzi
Editor: Abdul Susila
Ilustrasi kilas balik Piala Tiger 1998, yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam pada Desember 1998.
Ilustrasi kilas balik Piala Tiger 1998, yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam pada Desember 1998. /Iskandar/Grafis/Skor.id

SKOR.id - Piala Tiger 1998 atau lebih dikenal dengan Piala AFF, menjadi edisi paling dikenang. Bukan karena prestasinya tetapi karena kontroversinya.

Pada edisi kedua tersebut Piala Tiger ini, terjadi sepak bola gajah yang melibatkan pemain Indonesia saat menghadapi Thailand dalam laga terakhir penyisihan grup.

Selain itu, ada kontroversi lain juga mengiringi gelar juara Singapura. Meski tidak ada bukti, ada asusmsi Singapura bisa mengalahkan Vietnam karena faktor non teknis.

Baca Juga: Kilas Balik Piala Tiger 1998: Timnas Indonesia Paling Produktif, tapi Tersungkur

Singapura bisa menjadi jawara cukup mengejutkan. Selain tidak diunggulkan, tim asuhan Vincent Subramaniam itu tak punya jajaran pemain mentereng.

Subramaniam bahkan pernah membuat pernyataan menggemparkan. Demi sukses dalam Piala Tiger 2000, ia memberi "air suci" kepada para pemain Singapura.

Kejutan lainnya adalah gelar top scorer atau pencetak gol terbanyak Piala Tiger 1998 diraih pemain Myanmar, Myo Hlaing Win, dengan torehan empat gol.

Uniknya, Myanmar bahkan tak lolos ke fase gugur. Negara yang dulunya bernama Burma tersebut pun dilumat Indonesia dengan skor telak 6-2.

Namun dalam laga tersebut Hlaing Win melesakkan dua gol. Sedang dua gol lainnya ia lesakkan kala Myanmar menang besar atas Filipina, 5-2.

Jumlah empat gol yang dicetak Myo Hlaing Win untuk meraih gelar top scorer memang minim. Tetapi saat itu tak ada striker yang tampil memukau. 

Buktinya, status pemain tersubur Indonesia malah milik bek sayap, Aji Santoso. Begitu juga dengan top scorer Vietnam, Nguyen Hong Son, juga pemain sayap. 

Sedangkan pada edisi sebelumnya, Piala Tiger 1996, striker asal Thailand, Netipong Srithong-in, menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan tujuh gol.

Namun begitu, jumlah pertandingan yang dimainkan pada edisi 1996 lebih banyak. Saat itu, putaran final diikuti lima tim di setiap grup karena belum ada kualifikasi.

Sedang pada Piala Tiger 1998 hanya diikuti delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup. Sebanyak enam tim terlebih dahulu berjibaku dari fase kualifikasi.

Meski begitu, jumlah empat gol sebagai top scorer kejuraan tidak hanya tercipta pada edisi 1998. Pada edisi 2008, jumlah gol sama meneguhka status top scorer. 

Terlepas dari itu, Hlaing Win dikenal publik Myanmar sebagai striker mematikan. Bahkan ia disebut sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Myanmar.

Baca Juga: Kabar Terkini 22 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 1998 (Bagian 1)

Sepanjang karier, Hlaing Win hanya membela satu tim yakni Ministry of Finance and Revenue. Ia juga pemilik caps dan gol terbanyak untuk timnas Myanmar.

Dari 90 pertandingan sejak 1994 hingga 2005,  Hlaing Win membukukan 39 gol. Torehan lebih banyak dicatatnya bersama klub dengan 69 gol dari 89 pertandingan.

Top Scorer Piala Tiger 1998
Myo Hlaing Win - 4 gol (Myanmar)
Lahir: Yangon, 24 Mei 1973

Timnas: 1994-2005 
Caps: 90 caps
Gol: 39
Klub: Ministry of Finance and Revenue

Statistik Turnamen
Gol Babak Penyisihan: 42 gol
Gol Fase Gugur: 13
Total Gol Waktu Normal: 55
Gol Bunuh Diri: 3
Gol Penalti: 4

 

Tag

Video

Berita Terkait

Bola Nasional

Senin, 6 April 2020

Kilas Balik Aji Santoso, Transformasi si Kancil dari Liat ke Jeli

Hari ini, Selasa (6/4/2020), usia Aji Santoso genap berusia 49 tahun. Lelaki setinggi 165 sentimeter ini pun sudah menjadi pelatih papan atas.

Timnas Indonesia

Sabtu, 18 April 2020

Kilas Balik Piala Tiger 1998: Gerakan Reformasi Muluskan Persiapan Timnas Indonesia

Materi pemain timnas Indonesia dalam ajang Piala Tiger 1998, sangat layak diunggulkan walau situasi politik saat itu masih labil.

Timnas Indonesia

Sabtu, 18 April 2020

Kilas Balik Piala Tiger 1998: Timnas Indonesia Paling Produktif, tapi Tersungkur

Perjalanan timnas Indonesia pada ajang Piala Tiger 1998 cukup melambungkan harapan pendukung skuad Garuda pada saat itu.

Terbaru

Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Mei 2022

Jadwal Siaran Langsung Timnas U-19 Indonesia di Toulon Tournament 2022

Berikut ini adalah jadwal siaran langsung timnas U-19 Indonesia yang akan berlaga di Toulon Tournament 2022 di Prancis.

Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Mei 2022

Optimisme Stefano Lilipaly soal Potensi Pemain Muda Timnas Indonesia

Stefano Lilipaly, yang kembali dipanggil timnas Indonesia, optimistis dengan komposisi pemain yang ada.

Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Mei 2022

Jelang Hadapi Bangladesh, Shin Tae-yong Puji Kemampuan Sandy Walsh dan Jordi Amat  

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyambut gembira kedatangan dua pemain keturunan, Sandy Walsh dan Jordi Amat, dalam persiapan timnya jelang FIFA Matchday melawan Bangladesh.

Timnas Indonesia

Jumat, 27 Mei 2022

PSSI Beri Klarifikasi soal Booking Lapangan Latihan Timnas Indonesia

PSSI membantah belum mem-booking Stadion Madya untuk latihan timnas Indonesia seperti yang sebelumnya dikatakan Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia

Jumat, 27 Mei 2022

Segudang Pengalaman Jordi Amat di Eropa Siap Dipersembahkan untuk Timnas Indonesia

Bek naturalisasi asal Spanyol, Jordi Amat, siap memberikan seluruh pengalaman dan pengetahuannya di Eropa untuk timnas Indonesia.

Timnas Indonesia

Jumat, 27 Mei 2022

Shin Tae-yong Ungkap Perkembangan Positif Timnas U-19 Indonesia jelang Turnamen Toulon 2022

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melihat adanya perkembangan pesat yang dialami oleh timnas U-19 Indonesia menjelang Turnamen Toulon 2022.

Timnas Indonesia

Jumat, 27 Mei 2022

Shin Tae-yong Ungkap Alasan Panggil Stefano Lilipaly untuk Kualifikasi Piala Asia 2023

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkapkan alasannya memanggil Stefano Lilipaly.

Timnas Indonesia

Jumat, 27 Mei 2022

Shin Tae-yong Ungkap Perbedaan Nasib antara Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkapkan perbedaan nasib yang dialami oleh dua pemain mudanya, yakni Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh.

Timnas Indonesia

Jumat, 27 Mei 2022

Jordi Amat Tiba di Jakarta dan Bicara soal Johor Darul Takzim

Calon pemain naturalisasi Indonesia asal Spanyol, Jordi Amat sedang dikaitkan dengan Johor Darul Takzim

Timnas Indonesia

Kamis, 26 Mei 2022

Daftar 22 Pemain Timnas U-19 Indonesia untuk Toulon Cup 2022

Berikut 22 pemain timnas U-19 Indonesia yang dibawa untuk Toulon Cup 2022.
X