IIMS

Kilas Balik Piala Tiger 1998: Pengakuan Hartono soal Sepak Bola Gajah Timnas Indonesia

2 Desember 2021, 17:50 WIB
Penulis: Taufani Rahmanda
Editor: Abdul Susila
Ilustrasi kilas balik Piala Tiger 1998, yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam pada Desember 1998.
Ilustrasi kilas balik Piala Tiger 1998, yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam pada Desember 1998. /Iskandar/Grafis/Skor.id

SKOR.id - Timnas Indonesia membawa pulang peringkat ketiga Piala Tiger 1998, namun catatan itu tercoreng oleh tragedi sepak bola gajah.

Salah satu pemain andalan Indonesia saat itu, Hartono, bicara blak-blakan kepada Skor.id, mengenai kejadian memalukan tersebut, Sabtu (18/4/2020).

Menurutnya, timnas Indonesia tampil bagus dalam turnamen edisi kedua yang kini bernama Piala AFF itu. Tapi kesannya menjadi buruk karena sepak bola gajah.

Kala itu dua pertandingan pertama disudahi pasukan Garuda Merah-Putih dengan sangat baik. Kemenangan 3-0 dan 6-2 diraih saat melawan Filipina dan Myanmar.

Namun, pada laga pamungkas Grup A, sepak bola gajah terjadi. Indonesia dan Thailand yang sudah pasti lolos sama-sama tak ingin jadi juara grup.

Keduanya ingin menghindari bertemu dengan tuan rumah Vietnam pada babak semifinal Piala Tiger 1998, karena Vietnam jadi runner-up Grup B.

Indonesia akhirnya kalah 2-3 dan gol penentu kemenangan Thailand terjadi karena kesengajaan, yakni gol bunuh diri bek Indonesia, Mursyid Effendi.

"Kejadian di pertandingan sebelumnya itu (sepak bola gajah) akhirnya mengganggu kami untuk menghadapi semifinal," kata Hartono.

"Sebenarnya menurut saya waktu itu tim lumayan bagus, tapi sayangnya ada insiden yang memberi kesan dan mencoreng persepak bolaan," ia menambahkan.

Sepak Bola Gajah

Ada anggapan bahwa gol bunuh diri Mursyid sudah diatur sedemikian rupa, sebab setelah ia melancarkan aksinya, beberapa pemain timnas bertepuk tangan.

Dari pemaparan Hartono, sebelum pertandingan melawan Thailand, memang ada gurauan dari pemain Indonesia untuk menghindari Vietnam pada babak semifinal.

Candaan itupun bahkan terus berlanjut hingga waktu pemanasan jelang laga. Walaupun, legenda Persebaya mengakui kurang begitu paham soal sepak bola gajah.

"Sepengetahuan saya, seingat saya, itu (sengaja mencetak gol bunuh diri) di briefing tidak dibahas," kata lelaki yang kini bekerja di PDAM Surabaya itu.

"Bagaimana cara kami untuk mengalahnya, atau bagaimana kami harus kalah, atau sebagainya, itu tidak dibahas," ia menambahkan.

"Saya tidak tahu kalau mungkin, mungkin loh ya, ada pembahasan atau pertemuan lain di kesempatan lainnya," ucap Hartono.

Legenda Persebaya Surabaya, Hartono (kanan), bersama mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Legenda Persebaya Surabaya, Hartono (kanan), bersama mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha. Dok. Hartono

Kekuatan Vietnam

Satu yang jelas, sepak bola gajah tidak akan terjadi jika timnas Indonesia atau Thailand bersikap fair, siap menghadapi siapa saja lawan di semifinal.

Vietnam memang punya kekuatan yang ditakuti pada Piala Tiger 1998. Apalagi dengan statusnya sebagai tuan rumah dan diyakini juara.

Hartono mengatakan, kekuatan Vietnam pada saat itu memang komplet. Bahkan di mata beberapa pemain timnas Indonesia cukup diperhitungkan.

"Yang pertama mungkin karena Vietnam menjadi tuan rumah. Kami juga melihat atmosfernya ternyata masyarakat di sana luar biasa," katanya.

Keriuhan masyarakat setempat benar-benar "pecah" setiap Vietnam berhasil memenangi sebuah pertandingan, yang itu mengganggu mentalitas lawan.

"Setiap Vietnam menang di penyisihan grup itu layaknya juara Piala Dunia. Dan memang secara tim kualitas timnas Vietnam juga lumayan tangguh," ucap Hartono.

"Kualitas timnya bagus, kemudian didukung oleh fanatisme penonton yang luar biasa. Jadi karena itu dalam tanda kutip kami sebisa mungkin menghindari Vietnam," ia melanjutkan.

Menariknya pada akhir turnamen Vietnam malah kalah 0-1 di final dari Singapura, tim yang sebelumnya diremehkan atau lebih ingin dihadapi Indonesia dan Thailand.

Bek sayap Persebaya Surabaya, Hartono (kiri) dalam laga persahabatan melawan PSV Eindhoven di Gelora 10 November, Surabaya, 6 Januari 1996
Bek sayap Persebaya Surabaya, Hartono (kiri) dalam laga persahabatan melawan PSV Eindhoven di Gelora 10 November, Surabaya, 6 Januari 1996 Dok. Persebaya

Thailand Terberat

Pada akhirnya, kenangan di Piala Tiger 1998 mengenai lawan terberat, Hartono menyadari bahwa dari setiap pertandingan yang dihadapi ada Thailand yang merepotkan.

"Sebenarnya kalau dilihat dari laga-laga yang ada, Thailand cukup bagus di fase grup. Waktu itu kan di penyisihan grup ada Thailand, Filipina, dan Myanmar," ucapnya.

"Hanya saja, pas ketemu Thailand itu ada kejadian yang masing-masing tim punya strategi tersendiri, untuk menghindari Vietnam, dan jadi terjadi peristiwa itu," ucap Hartono.

Terlepas dari sepak bola gajah, Indonesia juga bersua Thailand pada duel perebutan urutan tiga dan pertandingan harus ditentukan hingga adu penalti.

Pasukan Garuda sempat tertinggal 2-3 saat turun minum namun bisa menyamakan skor pada babak kedua sehingga harus diakhir dengan adu penalti, skor 5-4.

Ambisi Pribadi

Hartono tampil di Piala Tiger 1998 dengan membawa kebanggan dan ambisi besar. Tapi semua harapan dan ambisi besar ini lumpuh karena tragedi sepak bola gajah.

"Saya waktu dipanggil sempet tidak percaya karena di situ saya lihat banyak pemain-pemain yang bagus," ucap pemain yang hanya membela Persebaya ini.

"Tapi karena saya dipercaya oleh pelatih dan waktu itu saya dikasih kesempatan, ya saya kepinginnya punya prestasi yang tinggi," Hartono memungkasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Piala AFF Lainnya:

Prediksi Calon Bintang Piala AFF 2020 dari Grup A

Piala AFF 2020: Bedah Kekuatan Timnas Singapura

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Timnas Indonesia

    Sabtu, 18 April 2020

    Kilas Balik Piala Tiger 1998: Tragedi Sepak Bola Gajah dan Mursyid Effendi Kambing Hitam

    Ada beberapa alasan kenapa Piala Tiger 1998 dikenang, tapi citra buruk yang membekas atas aksi timnas Indonesia.

    Timnas Indonesia

    Sabtu, 18 April 2020

    Kilas Balik Piala Tiger 1998: Gerakan Reformasi Muluskan Persiapan Timnas Indonesia

    Materi pemain timnas Indonesia dalam ajang Piala Tiger 1998, sangat layak diunggulkan walau situasi politik saat itu masih labil.

    Timnas Indonesia

    Sabtu, 18 April 2020

    Kilas Balik Piala Tiger 1998: Timnas Indonesia Paling Produktif, tapi Tersungkur

    Perjalanan timnas Indonesia pada ajang Piala Tiger 1998 cukup melambungkan harapan pendukung skuad Garuda pada saat itu.

    Timnas Indonesia

    Rabu, 1 Desember 2021

    Kabar Terkini 22 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 1998 (Bagian 1)

    Timnas Indonesia merebut peringkat ketiga Piala Tiger 1998, namun tercoreng oleh tragedi sepak bola gajah.

    Terbaru

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Ketum PSSI Tanggapi Kabar Timnas Indonesia Tak Respons Undangan Toulon Tournament

    Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan, memberikan tanggapannya soal kabar Indonesia tak berpartisipasi di Toulon Tournament 2022.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Tiket Telah Dijual, Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste Bisa Dihadiri Penonton

    Pertandingan uji coba antara timnas Indonesia kontra Timor Leste pada akhir bulan ini.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Achmad Figo Ungkap Target Bersama Timnas Indonesia

    Bek kanan Arema FC tersebut ungkap target khusus saat timnas Indonesia menghadapi Timor Leste nanti.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Jelang Hadapi Timor Leste, Timnas Indonesia Hanya Punya Dua Bek Tengah Murni

    Timnas Indonesia tampaknya hanya akan memiliki dua bek tengah murni saat melakoni uji coba melawan Timor Leste.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sejarah Timnas Timor Leste Main Kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada 2007

    Timnas Timor Leste pernah menjalani laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Wonderkid Persebaya Tak Ingin Remehkan Timor Leste di FIFA Matchday

    Gelandang timnas Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan, skuad Garuda tak boleh meremehkan kekuatan tim lawan.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Latihan Hari Keempat, Timnas Indonesia Fokus Dua Menu Latihan

    Timnas Indonesia tengah sibuk mempersiapkan laga melawan Timor Leste dalam agenda FIFA Matchday

    Timnas Indonesia

    Selasa, 25 Januari 2022

    Rudy Eka Akui Komentar Netizen Pengaruhi Mental Timnas Putri Indonesia

    Rudy Eka Priyambada sebut mentalitas menjadi masalah yang dihadapi timnya.

    Timnas Indonesia

    Senin, 24 Januari 2022

    Rudy Eka Sebut Jam Terbang Jadi Biang Kerok Keterpurukan Timnas Putri Indonesia

    Pelatih timnas putri Indonesia, Rudy Eka, mengungkapkan penyebab timnya belum tampil maksimal di Piala Asia Wanita 2022.

    Timnas Indonesia

    Senin, 24 Januari 2022

    Hasil Piala Asia Wanita 2022: Kalahkan Vietnam, Jepang Amankan Tiket Babak 8 Besar

    ´╗┐Berikut ini hasil dan jalannya laga Piala Asia Wanita 2022 antara Vietnam melawan Jepang.
    X