Kilas Balik Piala Tiger 1998: Pengakuan Hartono soal Sepak Bola Gajah Timnas Indonesia

6 Desember 2022, 14:14 WIB
Penulis: Taufani Rahmanda
Editor: Abdul Susila
Ilustrasi kilas balik Piala Tiger 1998, yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam pada Desember 1998.
Ilustrasi kilas balik Piala Tiger 1998, yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam pada Desember 1998. /Iskandar/Grafis/Skor.id

  • Salah satu pemain timnas Indonesia di Piala Tiger 1998, Hartono, bicara soal sepak bola gajah yang terjadi saat itu.
  • Hartono mengakui ada keinginan dari timnas Indonesia untuk menghindari Vietnam di semifinal Piala Tiger 1998.
  • Menurut Hartono, Vietnam memang menjadi kekuatan menakutkan bagi timnas Indonesia di Piala Tiger 1998.

SKOR.id - Timnas Indonesia membawa pulang peringkat ketiga Piala Tiger 1998, namun catatan itu tercoreng oleh tragedi sepak bola gajah.

Salah satu pemain andalan Indonesia saat itu, Hartono, bicara blak-blakan kepada Skor.id, mengenai kejadian memalukan tersebut, Sabtu (18/4/2020).

Menurutnya, timnas Indonesia tampil bagus dalam turnamen edisi kedua yang kini bernama Piala AFF itu. Tapi kesannya menjadi buruk karena sepak bola gajah.

Kala itu dua pertandingan pertama disudahi pasukan Garuda Merah-Putih dengan sangat baik. Kemenangan 3-0 dan 6-2 diraih saat melawan Filipina dan Myanmar.

Namun, pada laga pamungkas Grup A, sepak bola gajah terjadi. Indonesia dan Thailand yang sudah pasti lolos sama-sama tak ingin jadi juara grup.

Keduanya ingin menghindari bertemu dengan tuan rumah Vietnam pada babak semifinal Piala Tiger 1998, karena Vietnam jadi runner-up Grup B.

Indonesia akhirnya kalah 2-3 dan gol penentu kemenangan Thailand terjadi karena kesengajaan, yakni gol bunuh diri bek Indonesia, Mursyid Effendi.

"Kejadian di pertandingan sebelumnya itu (sepak bola gajah) akhirnya mengganggu kami untuk menghadapi semifinal," kata Hartono.

"Sebenarnya menurut saya waktu itu tim lumayan bagus, tapi sayangnya ada insiden yang memberi kesan dan mencoreng persepak bolaan," ia menambahkan.

Sepak Bola Gajah

Ada anggapan bahwa gol bunuh diri Mursyid sudah diatur sedemikian rupa, sebab setelah ia melancarkan aksinya, beberapa pemain timnas bertepuk tangan.

Dari pemaparan Hartono, sebelum pertandingan melawan Thailand, memang ada gurauan dari pemain Indonesia untuk menghindari Vietnam pada babak semifinal.

Candaan itupun bahkan terus berlanjut hingga waktu pemanasan jelang laga. Walaupun, legenda Persebaya mengakui kurang begitu paham soal sepak bola gajah.

"Sepengetahuan saya, seingat saya, itu (sengaja mencetak gol bunuh diri) di briefing tidak dibahas," kata lelaki yang kini bekerja di PDAM Surabaya itu.

"Bagaimana cara kami untuk mengalahnya, atau bagaimana kami harus kalah, atau sebagainya, itu tidak dibahas," ia menambahkan.

"Saya tidak tahu kalau mungkin, mungkin loh ya, ada pembahasan atau pertemuan lain di kesempatan lainnya," ucap Hartono.

Legenda Persebaya Surabaya, Hartono (kanan), bersama mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Legenda Persebaya Surabaya, Hartono (kanan), bersama mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha. Dok. Hartono

Kekuatan Vietnam

Satu yang jelas, sepak bola gajah tidak akan terjadi jika timnas Indonesia atau Thailand bersikap fair, siap menghadapi siapa saja lawan di semifinal.

Vietnam memang punya kekuatan yang ditakuti pada Piala Tiger 1998. Apalagi dengan statusnya sebagai tuan rumah dan diyakini juara.

Hartono mengatakan, kekuatan Vietnam pada saat itu memang komplet. Bahkan di mata beberapa pemain timnas Indonesia cukup diperhitungkan.

"Yang pertama mungkin karena Vietnam menjadi tuan rumah. Kami juga melihat atmosfernya ternyata masyarakat di sana luar biasa," katanya.

Keriuhan masyarakat setempat benar-benar "pecah" setiap Vietnam berhasil memenangi sebuah pertandingan, yang itu mengganggu mentalitas lawan.

"Setiap Vietnam menang di penyisihan grup itu layaknya juara Piala Dunia. Dan memang secara tim kualitas timnas Vietnam juga lumayan tangguh," ucap Hartono.

"Kualitas timnya bagus, kemudian didukung oleh fanatisme penonton yang luar biasa. Jadi karena itu dalam tanda kutip kami sebisa mungkin menghindari Vietnam," ia melanjutkan.

Menariknya pada akhir turnamen Vietnam malah kalah 0-1 di final dari Singapura, tim yang sebelumnya diremehkan atau lebih ingin dihadapi Indonesia dan Thailand.

Bek sayap Persebaya Surabaya, Hartono (kiri) dalam laga persahabatan melawan PSV Eindhoven di Gelora 10 November, Surabaya, 6 Januari 1996
Bek sayap Persebaya Surabaya, Hartono (kiri) dalam laga persahabatan melawan PSV Eindhoven di Gelora 10 November, Surabaya, 6 Januari 1996 Dok. Persebaya

Thailand Terberat

Pada akhirnya, kenangan di Piala Tiger 1998 mengenai lawan terberat, Hartono menyadari bahwa dari setiap pertandingan yang dihadapi ada Thailand yang merepotkan.

"Sebenarnya kalau dilihat dari laga-laga yang ada, Thailand cukup bagus di fase grup. Waktu itu kan di penyisihan grup ada Thailand, Filipina, dan Myanmar," ucapnya.

"Hanya saja, pas ketemu Thailand itu ada kejadian yang masing-masing tim punya strategi tersendiri, untuk menghindari Vietnam, dan jadi terjadi peristiwa itu," ucap Hartono.

Terlepas dari sepak bola gajah, Indonesia juga bersua Thailand pada duel perebutan urutan tiga dan pertandingan harus ditentukan hingga adu penalti.

Pasukan Garuda sempat tertinggal 2-3 saat turun minum namun bisa menyamakan skor pada babak kedua sehingga harus diakhir dengan adu penalti, skor 5-4.

Ambisi Pribadi

Hartono tampil di Piala Tiger 1998 dengan membawa kebanggan dan ambisi besar. Tapi semua harapan dan ambisi besar ini lumpuh karena tragedi sepak bola gajah.

"Saya waktu dipanggil sempet tidak percaya karena di situ saya lihat banyak pemain-pemain yang bagus," ucap pemain yang hanya membela Persebaya ini.

"Tapi karena saya dipercaya oleh pelatih dan waktu itu saya dikasih kesempatan, ya saya kepinginnya punya prestasi yang tinggi," Hartono memungkasi.

Baca Juga Berita Piala AFF Lainnya:

Prediksi Calon Bintang Piala AFF 2020 dari Grup A

Piala AFF 2020: Bedah Kekuatan Timnas Singapura

  • Sumber: Skor.id
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Timnas Indonesia

    Sabtu, 18 April 2020

    Kilas Balik Piala Tiger 1998: Tragedi Sepak Bola Gajah dan Mursyid Effendi Kambing Hitam

    Ada beberapa alasan kenapa Piala Tiger 1998 dikenang, tapi citra buruk yang membekas atas aksi timnas Indonesia.

    Timnas Indonesia

    Sabtu, 18 April 2020

    Kilas Balik Piala Tiger 1998: Gerakan Reformasi Muluskan Persiapan Timnas Indonesia

    Materi pemain timnas Indonesia dalam ajang Piala Tiger 1998, sangat layak diunggulkan walau situasi politik saat itu masih labil.

    Timnas Indonesia

    Sabtu, 18 April 2020

    Kilas Balik Piala Tiger 1998: Timnas Indonesia Paling Produktif, tapi Tersungkur

    Perjalanan timnas Indonesia pada ajang Piala Tiger 1998 cukup melambungkan harapan pendukung skuad Garuda pada saat itu.

    Timnas Indonesia

    Rabu, 1 Desember 2021

    Kabar Terkini 22 Pemain Timnas Indonesia di Piala Tiger 1998 (Bagian 1)

    Timnas Indonesia merebut peringkat ketiga Piala Tiger 1998, namun tercoreng oleh tragedi sepak bola gajah.

    Terbaru

    Timnas Indonesia

    Jumat, 27 Januari 2023

    Eksklusif La Nyalla Mahmud Mattalitti: Jika Terpilih, Janjikan Tidak Putus Kontrak Shin Tae-yong

    Calon Ketum PSSI, La Nyalla Mattalitti, bicara masa depan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia.

    Timnas Indonesia

    Jumat, 27 Januari 2023

    Eksklusif La Nyalla Mahmud Mattalitti: Saya Tidak Anti Naturalisasi, tapi…

    Salah satu calon Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengutarakan pandangannya soal menaturalisasi pemain.

    Timnas Indonesia

    Jumat, 27 Januari 2023

    Shin Tae-yong Panggil 30 Pemain ke Timnas U-20 Indonesia, Persiapan Piala Asia U-20 2023

    Pelatih timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil 30 pemain untuk persipan Piala Asia U-20 2023.

    Timnas Indonesia

    Jumat, 27 Januari 2023

    All Star XI Piala AFF 2022, Ada Satu Pemain Timnas Indonesia dan Bek Kontroversial Vietnam

    Berikut ini susunan tim terbaik turnamen yakni All Star XI Piala AFF 2022, terdapat pemain timnas Indonesia dan bek kontroversial Vietnam.

    Timnas Indonesia

    Rabu, 25 Januari 2023

    Sekjen PSSI Angkat Bicara soal Nasib Shin Tae-yong

    Sekjen PSSI, Yunus Nusi membeberkan soal nasib pelatih kepala timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

    Timnas Indonesia

    Rabu, 25 Januari 2023

    PSSI Pertahankan Shin Tae-yong, Persiapan Piala Asia U-20 2023 Dimulai Bulan Depan

    PSSI memastikan posisi pelatih Shin Tae-yong akan tetap aman, minimal sampai kontraknya berakhir pada Desember 2023.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 24 Januari 2023

    Shayne Pattynama Bicara Kemungkinan Membela Timnas Indonesia di Luar FIFA Matchday

    Usai jadi WNI, Shayne Pattynama belum tentu bisa selalu mengikuti agenda timnas Indonesia, khususnya di luar FIFA Matchday.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 24 Januari 2023

    Siap Bersua Shin Tae-yong, Shayne Pattynama Sudah Tentukan Posisi di Timnas Indonesia

    Pemain naturalisasi, Shayne Pattynama mengaku dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 24 Januari 2023

    Shayne Pattynama Ingin Bawa Timnas Indonesia Jadi Tim Terbaik Asia

    Pemain keturunan, Shayne Pattynama, punya ambisi besar membawa timnas Indonesia menjadi salah satu tim terbaik di Asia.

    Timnas Indonesia

    Selasa, 24 Januari 2023

    Dua Pemain yang Mencuri Perhatian Shayne Pattynama di Timnas Indonesia

    Pemain naturalisasi, Shayne Pattynama, memberikan komentar soal beberapa calon rekan setimnya di timnas Indonesia.
    X