Kilas Balik Piala Tiger 2002: Timnas Indonesia dan Vietnam, Tim Paling Subur Tanpa Mental Juara

8 Desember 2022, 12:00 WIB
Penulis:
Editor: Taufani Rahmanda
Ilustrasi Kilas Balik Timnas Indonesia di Piala Tiger 2002
Ilustrasi Kilas Balik Timnas Indonesia di Piala Tiger 2002 /Iis Harianto Sabir/Grafis/Skor.id

  • Timnas Indonesia mencetak total 22 gol pada Piala Tiger 2002 dan menjadi tim yang subur bersama Vietnam.
  • Bambang Pamungkas yang menjadi andalan timnas Indonesia menjadi top skor Piala Tiger 2002 dengan delapan gol.
  • Pada Piala Tiger 2002, timnas Indonesia untuk kali pertama ditangani pelatih asing pada ajang tersebut yakni Ivan Kolev.

SKOR.id - Timnas Indonesia pada Piala Tiger 2002 memasuki era baru. Untuk kali pertama pada turnamen negara Asia Tenggara ini, pelatih asing ditunjuk jadi nakhoda timnas Indonesia.

Pada edisi keempat turnamen ini, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah bersama Singapura untuk fase penyisihan.

Pelatih asal Bulgaria, Ivan Venkov Kolev, dipercaya jadi juru racik Bambang Pamungkas dan kolega.

Berbekal pengalaman menangani timnas Bulgaria U-20 sebelumnya, Kolev dapat target untuk mempersembahkan gelar juara perdana bagi publik sepak bola Indonesia.

Kolev membawa 22 pemain untuk ajang ini. Menariknya, tidak ada nama pencetak gol terbanyak sekaligus pemain terbaik Liga Indonesia 2002, Ilham Jaya Kesuma.

Bersama Persita Tangerang, nama Ilham, yang masih berusia 24 tahun, cukup melejit kala itu.

Ilham bahkan sukses membawa Persita mencapai final sebelum akhirnya menyerah dari Petrokimia Putra dengan skor 1-2.

Ilham Jaya Kesuma (tengah), eks-striker timnas Indonesia, diapit dua rekan kerjanya untuk tim kepelatihan Persita Tangerang, pelatih kiper Mukti Ali Raja (kiri) dan pelatih fisik Muchtar Hasibuan.
Ilham Jaya Kesuma (tengah), eks-striker timnas Indonesia, diapit dua rekan kerjanya untuk tim kepelatihan Persita Tangerang, pelatih kiper Mukti Ali Raja (kiri) dan pelatih fisik Muchtar Hasibuan. (Media Persita)

Sang striker potensial pun menjadi top skor dengan 26 gol. Sementara itu, Kolev justru membawa tandem Ilham Jaya Kesuma di Persita, Zaenal Arief.

Tidak diketahui pasti apa alasan Kolev tak menyertakan Ilham ke dalam timnas Indonesia kala itu.

Untuk urusan juru gedor, Kolev tampaknya lebih memilih dua striker bertipikal serupa yang lebih berpengalaman seperti Bambang Pamungkas dan Gendut Doni Christiawan.

Namun begitu, tanpa top skor liga sekalipun, timnas Indonesia menjadi tim tersubur sepanjang turnamen.

Skuad Garuda mencetak total 22 gol hingga final dan menempatkan Bambang Pamungkas sebagai top skor dengan delapan kali membobol gawang lawan.

Keputusan Kolev membawa banyak pemain bertipikal menyerang, seperti Elie Aiboy, Budi Sudarsono, dan Jaenal Ichwan sebagai penopang di kala buntu, terbukti tepat.

Torehan individu tersebut tak berarti apapun lantaran Indonesia harus kembali gigit jari. Menapaki partai puncak untuk kedua kali setelah edisi 2000, Thailand lagi-lagi jadi batu sandungan.

Disaksikan sekitar 100 ribu penonton, Indonesia menyerah dalam drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Indonesia sejatinya punya peluang besar setelah pada menit ke-57, Thailand bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang didapat Chukiat Noosarung.

Skuad Garuda mengawali turnamen dengan hasil minor. Di luar dugaan, Indonesia bermain imbang tanpa gol melawan Myanmar.

Sementara itu, laga lainnya, timnas Vietnam menghajar Kamboja dengan skor telak 9-2.

Selebrasi Ponaryo Astaman (11) seusai membuat gol bersama Bambang Pamungkas saat timnas Indonesia mengalahkan timnas Qatar pada laga perdana Grup A fase penyisihan Piala Asia 2004 di Workers Stadium, Beijing, 18 Juli 2004.
Selebrasi Ponaryo Astaman (11) seusai membuat gol bersama Bambang Pamungkas saat timnas Indonesia mengalahkan timnas Qatar pada laga perdana Grup A fase penyisihan Piala Asia 2004 di Workers Stadium, Beijing, 18 Juli 2004. Twitter.com/afcasiancup

Hasil pada laga pembuka memantik motivasi pasukan Garuda. Indonesia menang atas Kamboja, 4-2, di antaranya lewat hat-trick Bepe, panggilan Bambang Pamungkas, dan satu dari Zaenal Arif.

Seusai laga, lini pertahanan Indonesia dikritik keras. Bagaimana tidak, melawan salah satu tim terlemah di Grup A, Indonesia kebobolan dua gol dan bahkan sempat tertinggal 1-2 hingga menit ke-58.

Pada laga selanjutnya, timnas Indonesia nyaris kalah dari Vietnam andai Zaenal Arif tak mencetak gol pada menit ke-83 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Perfoma puncak Indonesia di babak grup terjadi saat menghajar tim lemah Grup A lainnya, Filipina dengan skor 13-1.

Ini jadi salah satu kemenangan terbesar sepanjang sejarah timnas Indonesia pada Piala Tiger/AFF.

Duet Bepe dan Zaenal Arif sama-sama mencatat empat gol pada laga ini. Sisanya dicetak oleh Sugiantoro (2), Budi Sudarsono dan Imran Nahumarury masing-masing menyumbang satu gol. Satu gol lainnya berasal dari bunuh diri pemain lawan.

Jadi tim tersubur pada turnamen tak menjamin Indonesia angkat trofi di podium tertinggi. Tim juara yang pada akhirnya lebih dikenang sejarahnya ketimbang pencapaian di luar hasil akhir.

Mantan penyerang Persita Tangerang dan Persib Bandung, Zaenal Arief, berpose dalam sebuah bincang-bicang dengan TopSkor (Grup Skor Indonesia).
Mantan penyerang Persita Tangerang dan Persib Bandung, Zaenal Arief, berpose dalam sebuah bincang-bicang dengan TopSkor (Grup Skor Indonesia). Dani Wihara/Skor.id

Sama halnya dengan Vietnam, sepanjang penyisihan grup, Le Huynh Duc dan kolega tampil trengginas.

Pada penyisihan, timnas Vietnam mampu mengepak 19 gol sama dengan Indonesia. Hanya saja, kebobolan mereka lebih banyak yakni tujuh gol, sedangkan Indonesia hanya lima.

Perfoma impresif Vietnam sebagai jawara Grup A tak berbekas seusai dihajar Thailand empat gol tanpa balas di semifinal.

Timnas Vietnam pulang dengan gelar hiburan peringkat ketiga setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 2-1.

Mental juara masih menjadi penghalang besar bagi Indonesia dan juga Vietnam untuk meraih gelar meski memiliki komposisi skuad yang bagus pada setiap edisi.

Total Gol Indonesia Selama Turnamen: 22 gol

Daftar Pencetak Gol:
8 Gol: Bambang Pamungkas
6 Gol: Zaenal Arief
2 Gol: Budi Sudarsono, Bejo Sugiantoro
1 Gol: Imran Nahumarury, Yaris Riyadi, Gendut Doni, dan bunuh diri pemain Filipina.

Baca Juga Berita Piala AFF lainnya:

Piala AFF 2022: Jadwal, Hasil, Klasemen dan Profil Tim Peserta

Skor 5: Pertemuan Indonesia vs Thailand di Piala AFF Tiga Edisi Pertama

Tag

Video

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Kamis, 23 April 2020

Kilas Balik Piala Tiger 2002: Agung Setyabudi Menilai Indonesia Cuma Kalah Beruntung dari Thailand

Bek kanan timnas Indonesia di Piala Tiger 2002, Agung Setyabudi, menceritakan kilas balik di turnamen yang sekarang bernama Piala AFF itu.

Timnas Indonesia

Sabtu, 4 Desember 2021

Kilas Balik Piala Tiger 2002: Imran Nahumarury Ungkap Gejolak Kegagalan Adu Penalti Timnas Indonesia

Timnas Indonesia sukses mencapai final keduanya pada Piala Tiger 2002, tapi mimpi kembali kandas karena kalah adu penalti.

Timnas Indonesia

Sabtu, 4 Desember 2021

Kilas Balik Piala Tiger 2002 : Timnas Indonesia Grogi dan Telat Panas

Timnas Indonesia akhirnya dipercaya dan mendapat kesempatan tampil sebagai tuan rumah pada edisi keempat Piala Tiger 2002.

Timnas Indonesia

Sabtu, 4 Desember 2021

Kilas Balik Piala Tiger 2002: Timnas Indonesia Ciptakan Rekor Gol Terbanyak

Kebangkitan permainan timnas Indonesia pada partai ketiga skuat Garuda dengan bermain imbang 2-2 dengan Vietnam.

Terbaru

Timnas Indonesia

Senin, 6 Februari 2023

Winger Persija Buka Suara Setelah Akhirnya Gabung TC Timnas U-20 Indonesia

Frengky Missa ingin terus bekerja keras dalam latihan Timnas U-20 Indonesia

Timnas Indonesia

Sabtu, 4 Februari 2023

Skor 5: Pemain Paling Produktif di Timnas U-20 Indonesia Saat Ini

Timnas U-20 Indonesia memiliki sederet pemain yang bisa menjadi tumpuan gol pada Piala Asia U-20 2023.

Timnas Indonesia

Jumat, 3 Februari 2023

Shin Tae-yong Komentari Indra Sjafri yang Gantikan Dirinya Latih Timnas U-23 Indonesia

Pelatih kepala timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberi komentar soal penunjukan Indra Sjafri sebagai juru taktik skuad Garuda di SEA Games 2023.

Timnas Indonesia

Jumat, 3 Februari 2023

Marselino Ferdinan ke Belgia Tanpa Laporan, Shin Tae-yong Tersinggung

Shin Tae-yong harus putar otak setelah Marselino Ferdinan teruskan karier di Liga Belgia.

Timnas Indonesia

Jumat, 3 Februari 2023

Shin Tae-yong Sebut Thomas Doll Hanya Cari Keuntungan Sendiri

Thomas Doll mengkritik metode pemusatan latihan Shin Tae-yong untuk skuad Indonesia U-20.

Timnas Indonesia

Jumat, 3 Februari 2023

Marselino Ferdinan ke Belgia, Striker Timnas Indonesia Berbagi Kunci Sukses di Eropa

Striker timnas Indonesia sekaligus Bali United, Ilija Spasojevic, berbicara soal keputusan juniornya Marselino Ferdinan yang gabung ke klub Belgia.

Timnas Indonesia

Kamis, 2 Februari 2023

Alasan Shin Tae-yong Panggil Dua Pemain Timnas U-16 Indonesia untuk Piala Asia U-20 2023

Para pemain tersebut adalah Arkhan Kaka dan Sulthan Zaky.

Timnas Indonesia

Rabu, 1 Februari 2023

Breaking News: Benny Dollo, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Wafat

Kabar duka datang dari mantan pelatih timnas Indonesia, Benny Dollo.

Timnas Indonesia

Rabu, 1 Februari 2023

Indra Sjafri Kembali Melatih, Shin Tae-yong Tak Dilibatkan

Indra Sjafri akan melatih Indonesia U-23 dan bakal tak ada campur tangan dari Shin Tae-yong

Timnas Indonesia

Rabu, 1 Februari 2023

Skor 6: Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di TC Timnas U-20 Indonesia Menuju Piala Asia

Berikut ini klub-klub yang jadi "penyumbang" pemain terbanyak untuk timnas U-20 Indonesia persiapan Piala Asia U-20 2023.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X