Kisah Kwok Tak Sin, Kiper Persija yang Bawa 4 Pemain Timnas ke Hong Kong

21 November 2020, 19:45 WIB
Penulis: Abdul Susila
Editor: Abdul Susila
Skuad timnas Indonesia saat laga uji coba di Jerman pada 1966. Atas: Faisal Yusuf, M Basri, Yudo Hadiyanto, John Simon, Syahruna, dan Renny Salaki (kiri ke kanan). Bawah: Dominggus, Max Timisela, Sucipto Suntoro, Surya Lesmana, dan Tahir Yusuf. /Twitter/@KangopeNew

SKOR.id - Kwok Tak Sin. Begitu namanya dieja. Ia adalah kiper Persija Jakarta pada era 1960-an, walau tak sampai dikenal sebagai legenda. 

Tak banyak kisah yang bisa ditulis tentang Kwok Tak Sin. Ia hanya disebut, selain pernah membela Persija, sempat pula membela Tunas Jaya. 

Tunas Jaya adalah klub sepak bola di Jakarta yang diisi anak-anak keturunan Tionghoa. Tunas Jaya juga dikenal dengan nama Chung Hua Tsing Nien Hui.

Klub sepak bola ini bermarkas di Jatinegara, yang merupakan salah satu basis penyebaran orang-orang Taiwan (Hong Kong) yang merantau ke Indonesia. 

Saat kompetisi perdana Persija berlangsung pada musim 1953-1954, Tunas Jaya adalah salah satu klub yang diperhitungkan di Jakarta, selain UMS dan Hercules. 

Dari kompetisi internal Persija inilah Kwok Tak Sin akhirnya dipanggil membela Macan Kemayoran, julukan Persija. Sayang karirnya tak lama. 

Setelah gantung sepatu, Tak Sin kembali ke Hong Kong dan memilih menetap di sana. Namun, Tak Sin tak pernah melupakan sepak bola Indonesia. 

Pada Agustus 1974, Tak Sin membawa tiga pemuda Indonesia ke Hong Kong, untuk tampil membela klub bernama MacKinnon Mackenzie.

Ketiga pemain yang dibawanya itu adalah Surya Lesmana, Gunawan dan Jeffrey. Ketiganya merupakan pemain Persija dan timnas Indonesia.

Satu bulan berselang, Tak Sin kembali memboyong satu pemuda Indonesia ke Hong Kong, juga untuk MacKinnon Mackenzie, yakni Risdianto.

Saat itu, usia Surya Lesmana 27 tahun, Risdianto 24 tahun, Jeffrey 18 tahun, sedangkan Gunawan 25 tahun. Dari keempatnya, hanya Gunawan yang telah menikah.

Dalam pembirataan Majalan Tempo yang terbit pada 30 November 1974, disebutkan bahwa Tak Sin merupakan perantara atau saat ini dikenal dengan istilah agen. 

Reproduksi foto starter timnas Indonesia saat menghadapi Santos di Stadion Senayan, Jakarta pada 1972, yakni Yudo Hadianto (kiper), Yuswardi, Sunarto, Fam Tek Fong, Anwar Ujang, Basri, Surya Lesmana, Mohammad Basri, Iswadi Idris, Abdul Kadir, Soecipto Soentoro, dan Yakob Sihasale.
Reproduksi foto starter timnas Indonesia saat menghadapi Santos di Stadion Senayan, Jakarta pada 1972, yakni Yudo Hadianto (kiper), Yuswardi, Sunarto, Fam Tek Fong, Anwar Ujang, Basri, Surya Lesmana, Mohammad Basri, Iswadi Idris, Abdul Kadir, Soecipto Soentoro, dan Yakob Sihasale. (Abdul Susila/Skor.id)

"Kwok Tak Sin menjadi perantara MacKinnon Mackenzie mendatangkan Surya Lesmana, Gunawan, dan Jeffrey di bulan Agustus," seperti diwartakan Tempo.

"Kemudian Risdianto bulan berikutnya. Mau bilang apa, peranan Tak Sin amat besar. Bukan saja sebagai penghubung, tapi juga asisten coach Yu Cheuk Yin."

Bahkan, Tak Sin disebut-sebut sangat dekat dengan Big BCJSS Franky Chow. Ia adalah pemilik MacKinnon Mackenzie yang menentukan kebijakan belanja klub. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Baca Juga Berita Persija Lainnya: 

Magis Stadion Menteng di Mata Pencetak Gol Pertama Persija dalam Kompetisi Profesional

Persija Akan Banding Putusan PSSI Club Licensing Committee

Ferry Paulus Beberkan Sebab Proposal Klub Profesional Persija Ditolak AFC  


 

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Liga 1

Selasa, 17 November 2020

Otavio Dutra Dapat Banyak Pelajaran saat Latih Persija Soccer School

Selama akitivitas latihan Persija Jakarta diliburkan, Otavio Dutra mengisi waktu dengan melatih Persija Soccer School.

Bola Internasional

Kamis, 19 November 2020

Kembali Tanpa Pemain Persija, Nepal Hanya Bermain Imbang

Rohid Chand, pemain Persija, absen membela Nepal pada dua laga terbaru negerinya.

Nusantara

Kamis, 19 November 2020

Gol Eks-Striker Persija Sia-sia, Klub Liga Singapura Ini Belum Juga Menang

Striker Luiz Junior, yang sempat membela Persija pada 2017, membuat gol keduanya di Liga Singapura 2020.

Liga 1

Kamis, 19 November 2020

Antara Karier di Persija, Timnas, dan Gelar Sarjana bagi Salman Alfarid

Pemain muda Persija, Salman Alfaried, beberkan alasannya menempuh kuliah sambil menjalani keseharian sebagai atlet.

Terbaru

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Sandy Walsh Kian Dekat Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Bulan Depan PSSI Temui FIFA

Pemain berpaspor Belanda, Sandy Walsh, kembali mengumbar keinginannya memperkuat timnas Indonesia.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Koneksi Borneo FC Buat Proses Adaptasi Empat Pemain Timnas U-19 Berjalan Mulus

Empat pemain timnas U-19 Indonesia mengikuti pemusatan latihan dengan mulus sebab adanya koneksi sesama pemain Borneo FC.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Timnas U-16 Indonesia Kembali Gelar TC, Bima Sakti Soroti Kekurangan Timnya

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, menyoroti kekurangan yang masih terlihat di dalam timnya.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Timnas U-16 Indonesia Panggil 26 Nama, Termasuk Dua Pemain Keturunan

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, memanggil satu lagi pemain keturunan ke dalam timnya.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Pemain Program Garuda Select III Dapat Kiriman Doa dari Alumni Angkatan Kedua

Pemain-pemain yang tergabung dalam program Garuda Select III mendapat dukungan dari alumni angkatan kedua, Kakang Rudianto.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Sampaikan Permohonan Maaf, Yudha Febrian Ikhlas Jalani Hukuman dari Barito Putera

Yudha Febrian meminta maaf atas tindakan indisipliner yang membuatnya dicoret dari pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Buntut Video Dugem Viral, Barito Putera Kirim Yudha Febrian ke Pesantren

Barito Putera mengirim Yudha Febrian ke pesantren. Itu adalah efek dari tindakan indisipliner sang pemain.

Timnas Indonesia

Jumat, 4 Desember 2020

CEO Barito Putera Kunjungi TC Timnas U-19 Indonesia, Beri Dukungan untuk 2 Pemain Ini

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menyambangi lokasi pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Jumat, 4 Desember 2020

Profil Serdy Ephyfano: Pilihan Fakhri Husaini, Dua Kali Dicoret Timnas U-19, hingga Dipecat Bhayangkara Solo FC

Nama Serdy Ephyfano menjadi perbincangan karena dua kali dicoret timnas U-19 Indonesia dan terbaru ia juga dipecat Bhayangkara Solo FC.

Timnas Indonesia

Jumat, 4 Desember 2020

Venue Piala Dunia U-20 Bisa Digunakan Klub Setempat Setelah Renovasi Selesai Sebagai Uji Coba

Gatot S Dewa Broto mengungkapkan setelah renovasi selesai venue Piala Dunia U-20 bisa digunakan klub setempat sebagai uji coba.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X