Ricky Yacobi dan Memori Medali Emas Pertama Timnas Indonesia di SEA Games

21 November 2020, 11:03 WIB
Penulis: Adif Setiyoko
Editor: Taufan Bara Mukti
Mantan pemain timnas Indonesia, Ricky Yacobi, saat ditemui seusai laga Primavera-Baretti vs Garuda di Lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2020) /Taufan Bara/Skor.id

SKOR.id – Sepak bola Indonesia tengah berduka. Salah satu pesepak bola legendaris, Ricky Yacobi, berpulang pada Sabtu (21/11/2020).

Mantan penyerang andalan timnas Indonesia itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Mintohardjo.

Semasa aktif bermain, Ricky Yacobi merupakan sosok penting di balik keberhasilan timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1987.

Di bawah arahan pelatih Bertje Matulapelwa, skuad Merah Putih diperkuat sejumlah talenta hebat Tanah Air.

Bersama pemain-pemain semacam Jaya Hartono, Herry Kiswanto, Robby Darwis, dan Rully Nere, Ricky Yacobi berhasil mematahkan dominasi Thailand di kancah Asia Tenggara.

Baca Juga: Legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi, Meninggal Dunia

Selain itu pula, ini adalah medali emas perdana yang diraih Indonesia di cabang olahraga sepak bola sejak pertama kali ambil bagian pada 1977.

Sebelumnya, prestasi terbaik yang pernah diraih tim Merah Putih ialah runner-up, yakni pada SEA Games edisi 1979.

Untuk ukuran kejuaraan antarnegara ASEAN ini, timnas Indonesia era itu merupakan pasukan terhebat yang pernah ada.

Selain itu pula, keberhasilan ini tak terlepas dari tangan dingin Bertje Matulapelwa yang sukses meramu pemain-pemain dari dua kompetisi berbeda.

 

Saat itu, kolaborasi antara unsur kompetisi Galatama dan Perserikatan sukses menjadi racikan ampuh.

Padahal, sebelumnya beredar rumor bahwa pemain-pemain asal Galatama tak begitu akur dengan pemain-pemain yang berkompetisi di Perserikatan.

Kiprah awal timnas Indonesia pada SEA Games 1987 diawali saat mereka sukses menumbangkan Brunei Darussalam pada laga penyisihan Grup B.

Bermain di Stadion Senayan (saat ini bernama Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK), skuad Merah Putih sukses menang dua gol tanpa balas.

Seluruh gol yang tercipta pada laga itu diborong oleh sang bomber, Ricky Yacobi.

Sementara pada laga kedua Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Thailand.

Namun, hasil itu sudah cukup bagi skuad asuhan Bertje Matulapelwa untuk melaju ke semifinal SEA Games 1987.

Sejak saat itu, laju skuad Garuda 1, julukan timnas Indonesia saat itu, tak terbendung oleh lawan-lawan yang mereka hadapi.

Pemain Garuda Indonesia, Ricky Yacobi (Merah) tengah berduel dengan pemain Primavera-Baretti, Friman Utina (Putih)
Pemain Garuda Indonesia, Ricky Yacobi (Merah) tengah berduel dengan pemain Primavera-Baretti, Friman Utina (Putih) Husni Yamin

Pada laga semifinal, misalnya, Ricky Yacobi dan kawan-kawan sukses menggasak Burma (Myanmar) dengan skor 4-0.

Empat gol itu merupakan sumbangan dari Rully Nere, Herry Kiswanto, Ricky Yacobi, dan Robby Darwis.

Selanjutnya, perjalanan timnas Indonesia semakin sempurna saat menghadapi Malaysia pada partai puncak.

Bermain di hadapan puluhan ribu suporter yang menghadapi Stadion Senayan, timnas Indonesia akhirnya memastikan medali emas lewat gol tunggal Ribut Waidi pada menit ke-90+1.

Kemenangan heroik ini seakan menggetarkan seisi Stadion Senayan lantaran medali emas ini menjadi yang pertama diraih pada cabang sepak bola SEA Games 1987.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Ricky Yacobi lainnya:

In Memoriam Ricky Yacobi, Belajar Banyak di Liga Jepang

Ricky Yacobi Berkisah Awal Mula Dirinya Dilirik Tim Jepang

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Timnas Indonesia

Selasa, 17 November 2020

Resmi Diluncurkan, Jersi Ketiga Timnas Indonesia Dibalut Warna Hitam dan Emas

Ini adalah untuk pertama kalinya setelah 22 tahun, timnas Indonesia kembali memiliki jersi ketiga.

Bola Internasional

Jumat, 20 November 2020

Timnas Indonesia Masih Membuat Uni Emirat Arab Khawatir

Meski peluang tertutup, Uni Emirat Arab masih mengkhawatirkan timnas Indonesia.

Timnas Indonesia

Sabtu, 21 November 2020

Legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi, Meninggal Dunia

Sepak bola Tanah Air berduka, legenda timnas Indonesia, Ricky Yacobi, meninggal dunia.

Terbaru

Timnas Indonesia

Minggu, 6 Desember 2020

Dua Pemain Muda asal Italia Gabung ke Program Garuda Select III

Rombongan pemain program Garuda Select III telah tiba di hotel tempat mereka menginap dan ada pemain Italia yang gabung.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Sandy Walsh Kian Dekat Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Bulan Depan PSSI Temui FIFA

Pemain berpaspor Belanda, Sandy Walsh, kembali mengumbar keinginannya memperkuat timnas Indonesia.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Koneksi Borneo FC Buat Proses Adaptasi Empat Pemain Timnas U-19 Berjalan Mulus

Empat pemain timnas U-19 Indonesia mengikuti pemusatan latihan dengan mulus sebab adanya koneksi sesama pemain Borneo FC.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Timnas U-16 Indonesia Kembali Gelar TC, Bima Sakti Soroti Kekurangan Timnya

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, menyoroti kekurangan yang masih terlihat di dalam timnya.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Timnas U-16 Indonesia Panggil 26 Nama, Termasuk Dua Pemain Keturunan

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, memanggil satu lagi pemain keturunan ke dalam timnya.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Pemain Program Garuda Select III Dapat Kiriman Doa dari Alumni Angkatan Kedua

Pemain-pemain yang tergabung dalam program Garuda Select III mendapat dukungan dari alumni angkatan kedua, Kakang Rudianto.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Sampaikan Permohonan Maaf, Yudha Febrian Ikhlas Jalani Hukuman dari Barito Putera

Yudha Febrian meminta maaf atas tindakan indisipliner yang membuatnya dicoret dari pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Sabtu, 5 Desember 2020

Buntut Video Dugem Viral, Barito Putera Kirim Yudha Febrian ke Pesantren

Barito Putera mengirim Yudha Febrian ke pesantren. Itu adalah efek dari tindakan indisipliner sang pemain.

Timnas Indonesia

Jumat, 4 Desember 2020

CEO Barito Putera Kunjungi TC Timnas U-19 Indonesia, Beri Dukungan untuk 2 Pemain Ini

CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menyambangi lokasi pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia.

Timnas Indonesia

Jumat, 4 Desember 2020

Profil Serdy Ephyfano: Pilihan Fakhri Husaini, Dua Kali Dicoret Timnas U-19, hingga Dipecat Bhayangkara Solo FC

Nama Serdy Ephyfano menjadi perbincangan karena dua kali dicoret timnas U-19 Indonesia dan terbaru ia juga dipecat Bhayangkara Solo FC.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X